My Scrapbook: April 2012

Sunday, April 22, 2012

Quiche

For Pastry :
300gm flour (200gm plain + 100gm wholemeal)
150gm butter (cold)
4-5 tbsp cold milk/water
 
* mix all, roll & cut to your preferred size
* bake for 30 mins
 
Basic custard :
4 eggs
1 cup milk or 3/4 cup cream
1/2 cup cheese
1-2 cup of own choice filling
salt & pepper to taste
 
* beat eggs wth cream/milk
* add half of cheese into the eggs mixture
* pour into the crust and bake for 30 mins (180 degree)
* add the other half of cheese and bake again for another 30 mins
 

9 Perkara membantu perubahan pada diri anda

✿~ Jika kita marah–>TOPUP wuduk utk menyejukkan jiwa..

✿~ Jika kita bingung–> KLIK doa agar tenang hati..

✿~ Jika kita dipuji–> RELOAD syukur supaya tidak alpa..

✿~ Jika kita gagal–> DOWNLOAD usaha utk memberi semangat..

✿~ Jika kita kecewa–> RESTART tenaga agar sentiasa sedar..

✿~ Jika kita berdosa–> UNDO perangai itu & bersolat taubat..

✿~ Jika kita berdendam–> DELETE buruk sangka supaya bersih hati..

✿~ Jika kita berbohong–> BACKSPACE kata-kata utk memperbetulkan keadaan..

✿~ Jika kita buat maksiat–> REGISTER SOFTWARE sikap baru & taubat nasuha..

11 orang Yang Mendapat Doa Malaikat

1. Orang yang tidur dalam keadaan bersuci.
2. Orang yang sedang duduk menunggu waktu solat.
3. Orang yang berada di saf depan solat berjemaah.
4. Orang yang menyambung saf pada solat berjemaah (tidak membiarkan kekosongan di dalam saf).
5, Kalangan malaikat mengucapkan ‘amin’ ketika seorang imam selesai membaca al-Fatihah.
6. Orang yang duduk di tempat solatnya selepas melakukan solat.
7. Orang yang melakukan solat Subuh dan Asar secara berjemaah.
8. Orang yang mendoakan saudaranya tanpa pengetahuan orang yang didoakan.
9. Orang yang membelanjakan harta (infak).
10. Orang yang sedang makan sahur.
11. Orang yang sedang menjenguk (melawat) orang sakit.



3 Ciri mereka yang menzalimi diri sendiri

1- Mengumpul apa yang tidak berguna untuk dirinya sendiri.
2- Bertambah-tambah dosanya sehingga membinasakan dirinya sendiri.
3- Meninggalkan amal soleh yang dapat menyelamatkan dirinya.

Kitab Tanbihul Ghafilin



7 Perkara yang wajib kita ingati

Abul Laits meriwayatkan dengan sanadnya dari Abu Dzar r.a. berkata: “Saya dipesan oleh junjunganku Nabi Muhammad s.a.w. tujuh macam yang tidak sampai saya tinggalkan dan tidak akan saya tinggal semua itu iaitu:

· Saya dipesan supaya suka kepada orang-orang miskin dan mendekati mereka

· Saya dipesan supaya selalu melihat kepada orang-orang yang dibawahku dan tidak melihat pada orang-orang yang diatasku

· Saya dipesan supaya tetap menghubungi kaum kerabat meskipun mereka jauh dan memutuskan hubungan

· Saya dipesan supaya memperbanyakkan membaca: Laa haula walaa quwwata illa billahi, kerana itu sebagai perbendaharaan kebaikan atau tabungannya

· Saya dipesan supaya jangan minta apapun dari sesama manusia

· Saya dipesan supaya jangan takut didalam melaksanakan hukum Allah s.w.t. dari cela (ejekan) orang-orang yang mengejek

· Saya dipesan supaya selalu berkata benar meskipun pahit dan berat
Dan adanya Abu Dzar jika jatuh pecut dari tangannya sedang ia diatas kenderaannya, maka tidak suka minta tolong kepada orang untuk mengambilkannya.



3 Perkara menghapuskan dosa

Tiga perkara yang dapat menghapuskan dosa adalah :
  • Menyempurnakan wudhuk walaupun dalam keadaan terlalu sejuk;
  • Melangkahkan kaki untuk melakukan solat berjamaah; dan
  • Menunggu tibanya waktu solat yang kedua selesai mengerjakan solat yang pertama
 

 

 

 

 

 

 

10 Layanan Allah SWT terhadap orang beriman

Barangsiapa yang dikeluarkan daripada kumpulan orang beriman dan pembelaan Allah Ta’ala, maka dia telah kehilangan semua kebaikan yang berkenaan dengan iman, yang telah diatur oleh Allah dalam kitabNya.

Kebaikan itu terdiri dari seratus butir, yang setiap butirnya lebih baik dari dunia dan seisinya. Butiran tersebut akan mendatangkan;

1 – Pahala yang besar
“Dan Allah akan memberi orang-orang yang beriman pahala yang amat besar.” (Surah An-Nisa’ : Ayat 146)

2 – Mendapat pembelaan
“Sesungguhnya Allah akan membela mereka yang beriman.” (Surah Al-Hajj : Ayat 38)

3 – Didoakan oleh para malaikat
“(Malaikat-malaikat) yang memikul ‘Arsy dan malaikat yang berada di sekililingnya bertasbih memuji Tuhannya dan mereka beriman kepada-Nya serta memohon ampun bagi orang-orang yang beriman (seraya mengucapkan): “Ya Tuhan kami, rahmat dan ilmu Engkau meliputi segala sesuatu, maka berilah ampunan kepada orang-orang yang bertaubat dan mengikuti jalan Engkau dan peliharalah mereka dari siksaan neraka yang bernyala-nyala.” (Surah Al-Mukmin : Ayat 7)

4 – Mendapat pertolongan dari Allah
“Allah Pelindung orang-orang yang beriman …….” (Surah Al-Baqarah : Ayat 257)

5 – Mendapat sokongan para malaikat
“(Ingatlah), ketika Tuhanmu mewahyukan kepada para malaikat, “Sesungguhnya Aku bersama kamu, maka teguhkanlah (pendirian) orang-orang yang telah beriman,” …….” (Surah Al-Anfaal : Ayat 12)

6 – Darjat, rezeki dan ampunan di sisi Allah
” ……. Padahal kemuliaan itu hanyalah bagi Allah, bagi Rasul-Nya dan bagi orang-orang mu’min, tetapi orang-orang munafik itu tiada mengetahui. ” (Surah Al-Munafiqun : Ayat 8)

7 – Mendapat perlindungan Allah
” ……. dan sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang beriman.” (Surah Al-Anfaal : Ayat 19)

8 – Mendapat kemuliaan di dunia dan di akhirat
“……. Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa darjat, dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (Surah Al-Mujaadilah : Ayat 11)

9 – Mendapat rahmat Allah
“Hai orang-orang yang beriman (kepada para rasul), bertaqwalah kepada Allah dan berimanlah kepada Rasul-Nya, nescaya Allah memberikan rahmat-Nya kepadamu dua bahagian, dan menjadikan untukmu cahaya yang dengan cahaya itu kamu dapat berjalan dan keampunan atas dosa-dosa mereka …….” (Surah Al-Hadid : Ayat 28)

Kasih sayang yang dicurahkan Allah untuk orang-orang yang beriman, dan Dia akan mencintai mereka.

10 – Mendapat keamanan dari rasa takut
“Dan tidaklah Kami mengutus para rasul itu melainkan untuk memberi khabar gembira dan memberi peringatan, barangsiapa yang beriman dan mengadakan perbaikan, maka tak ada kekhuatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. ” (Surah Al-An’aam : Ayat 48)

Mendapat nikmat Allah, dan Dia menyuruh kita untuk memohon kepadaNya agar diberi petunjuk kepada jalan yang lurus, tujuh belas kali setiap hari.

Yang dimaksudkan dengan ungkapan iman mendatangkan kebaikan adalah bahawa iman itu menyebabkan datangnya berbagai kebaikan di dunia dan akhirat, kerana semua keburukan di dunia dan akhirat adalah kerana tiadanya iman.

Betapa mudah seorang hamba melakukan dosa yang menghalaunya daripada iman dan menghalangi dirinya daripada keimanan itu, tetapi tidak menghalaunya daripada masyarakat Muslim pada umumnya.

Kalau dia terus menerus berada di atas dosa itu dan mengulanginya, dikhuatirkan dosa-dosa tersebut akan menutupi hatinya sehingga berkarat, dan akhirnya mengeluarkannya daripada Islam secara keseluruhan.

Daripada sinilah kekhuatiran orang-orang Salaf muncul. Mereka berkata, “Kamu takut kepada dosa, sedangkan kami takut kepada kekafiran.”

[Petikan dari buku Penyakit dan penawarnya - Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah







Kesan Membaca Al-Quran

Terus-menerus mendengarkan bacaan Alquran memberi Anda hasil berbuah nyata berikut:
1– meningkatkan kekebalan tubuh
2– meningkatkan kreativitas
3– meningkatkan kemampuan konsentrasi
4– menyembuhkan penyakit kronis dan tak tersembuhkan
5– mengubah perilaku dan memungkinkan orang untuk berkomunikasi dengan lebih baik dan mendapatkan kepercayaan
6– menciptakan kedamaian dan menyembuhkan ketegangan saraf
7– menyembuhkan kegelisahan, dan iritasi
8– meningkatkan kemampuan mengambil keputusan yang tepat
9– mengurangi rasa takut dan ragu-ragu
10– meningkatkan dan memperkuat kepribadian
11– menyembuhkan penyakit normal seperti alergi, sakit kepala, flu, dll
12– meningkatkan kemampuan pidato

13– melindungi dari penyakit seperti kanser dan sebagainya
14– Mengubah beberapa kebiasaan buruk seperti makan berlebihan dan merokok








7 Kerugian orang bakhil

Abu Bakar Ash-Shiddiq Radhiyallahu Anhu (RA) berkata : “Orang yang bakhil atau kikir tidak bisa terlepas dari salah satu tujuh perkara berikut :


1. Ketika ia mati, hartanya akan diwarisi oleh orang yang akan menghabiskan dan membelanjakannya untuk sesuatu yang tidak diperintahkan Allah;

2. Allah akan membangkitkan penguasa zhalim yang akan merenggut seluruh hartanya setelah menyiksanya terlebih dahulu.

3. Allah menggerakkan dirinya untuk menghabiskan harta bendanya.

4. Muncul ide pada dirinya untuk mendirikan bangunan di tempat yang rawan bencana, sehingga bangunan tersebut semua harta yang disimpan di dalamnya lalu luput.

5. Dia ditimpa musibah yang dapat menghabiskan hartanya, seperti tenggelam, terbakar, mengalami pencurian, dan sebagainya.


6. Dia ditimpa penyakit kroniz sehingga hartanya habis untuk berobat.

7. Dia menyimpan hartanya di sebuah tempat, kemudian ia lupa tempat itu, sehingga hartanya hilang.”











Fakta Mengapa Perempuan Wajib Bertudung

Tengkorak ( human skull ) manusia antara lelaki dan perempuan ada 10 perbezaan ( setakat yanG dikaji) , dan antara perbezaan yang paling ketara adalah pada MASTOID PROCESS .. Apa itu MASTOID PROCESS? Mastoid process ni adalah struktur tulang yang menonjol keluar sedikit di bahagian belakang tel…inga ( cuba rasa , 0.5-1 cm dari belakang telinga ) dan untuk lelaki dan perempuan, ianya sangat beza saiznya.. Untuk lelaki saiznya besar dan mudah untuk dirasa dan untuk perempuan saiznya kecil saja

Prof kata, Allah swt ini sangat sayangkan hambanya, kerana itulah disyariatkan pemakaian tudung kerana, dalam mastoid process ini ada sekurang-kurang 4 saraf yang penting antara ialah FACIAL nerve (C7). Dan apa pula fungsi facial nerve ni? Facial nerve ini berfungsi untuk muscle-muscle yang berada di muka kita, senyuman kita, gelak tawa kita dan riak muka kita semuanya

Kerana saiznya mastoid process ini kecil berbanding lelaki, pabila sejuk, nerve ini akan MUDAH MENGECUT dan akan membuatkan fungsinya tidak begitu effective dan untuk jangka masa yang panjang, ianya akan memberi kesan kepada TONA MUKA. Kerana itulah pemakaian tudung itu kepada wanita kerana untuk melindungi wanita , untuk diri wanita itu sendiri, untuk kecantikan dia juga. Kerana itulah siapa-siapa yang menjaga auratnya, tudungnya, wanita itu tampak lebih awet muda dan berseri-seri. Senyuman lebih manis, lebih menarik , lagi indah, lebih menawan..

ALHAMDULILLAH, ALLAH MEMANG TAHU APA YANG TERBAIK BUAT HAMBANYA



4 Perkara membuktikan Allah SWT amat mencintai kita semua


Abu Yazid Al-Bustami berkata ” Aku telah keliru pada permulaan fikiran tentang empat perkara ” :

1- Aku mengira aku mengingatiNya, kemudian aku sedar bahawa Dia lebih jauh mengingatiku.

2- Aku mengira aku mengenaliNya, kemudian aku sedar bahawa Dia lebih jauh mengenaliku.

3-Aku mengira aku mencintaiNya, kemudian aku sedar bahawa Dia lebih jauh mencintaiku.

4- Aku mengira aku menghendakiNya, kemudian aku sedar bahawa Dia lebih jauh menhendakiku.

Hakikat Hikmah Tauhid Dan Tasawuf.

Aurat

Dewasa ini kita sering didedahkan di dada akhbar tentang perilaku sumbang mahram, perlakuan seks luar tabi'e dan kes rogol yang bukan sahaja melibatkan orang luar tetapi keluarga sendiri seperti bapa rogol anak,abang rogol adik kandung dan sebagainya.

Kejadian "Haruan makan anak" adalah kes yang lumrah hingga tidak menimbulkan perasaan gerun,marah,simpati kepada masyarakat.

antara faktor terjadinya perkara di atas, adalah pengabaian kaum hawa dalam perkara-perkara yang melibatkan tentang aurat mereka. Ini ditambah dengan pengaruh asing dalam dunia fesyen yang mudah mempengaruhi kaum wanita hingga meminggirkan soal-soal agama.

Kita tidak menolak fesyen, tetapi garis panduan syarak perlu diletak di peringkat utama dalam semua keadaan. Dengan kreativiti pereka fesyen yang mempunyai roh islam, pakaian wanita seperti jubah tetap menarik yang menepati urusan agama dan bersesuaian dengan era moden dan terkini.

PENGERTIAN AURAT
Aurat diambil dari perkataan Arab 'Aurah' yang bererti keaiban. Manakala dalam istilah feqah pula aurat diertikan sebagai bahagian tubuh badan seseorang yang wajib ditutup atau dilindungi dari pandangan.

Di dalam islam terdapat beberapa keadaan di mana masyarakat islam dibenarkan membuka aurat dan ia hanya pada orang-orang yang tertentu. Di dalam risalah ini akan diterangkan beberapa perkara yang bersangkutan dengan aurat untuk dijadikan renungan dan tatapan bersama.

PERINTAH MENUTUP AURAT
Perintah menutup aurat telah difirmankan oleh allah s.w.t dalam surah al-ahzab ayat 33 yang bermaksud :

"Dan hendaklah kamu tetap diam di rumah kamu serta janganlah kamu mendedahkan diri seperti yang dilakukan oleh orang-orang jahiliyah zaman dahulu, dan dirikanlah sembahyang serta berikanlah zakat, dan taatilah kamu kepada allah dan rasulnya. Sesungguhnya allah (perintah kamu dengan semuanya itu) hanyalah kerana hendak menghapuskan perkara-perkara yang mencemarkan dari kamu wahai "Ahlu Bait", dan hendak membersihkan kamu sebersih-bersihnya (dari segala perkara yang keji).

Dari penerangan ayat di atas, jelaslah kepada kita bahawa hukum menutup aurat adalah wajib sebagaimana wajibnya perintah mengerjakan sembahyang,berzakat dan perintah-perintah yang lainnya.

Dengan menutup aurat, wanita islam mudah dikenal dan dapat mengelak dari diganggu oleh mereka yang ingin mengambil kesempatan.

Wanita yang menutup aurat akan mudah dikenali.Jika sekiranya mereka membuka aurat dengan sewenang-wenangnya, maka dengan secara tidak langsung mereka cuba merangsang lelaki untuk mengganggunya. Maka berlakulah perkara-perkara sumbang,dengan itu juga akan timbullah berbagai-bagai fitnah dari masyarakat tentang diri mereka.

Dalam hal ini allah s.w.t telah berfirman dalam surah al-ahzab ayat 59 yang bermaksud :

"Wahai Nabi, suruhlah isteri-isterimu,anak-anak perempuanmu, dan perempuan-perempuan yang beriman, supaya melabuhkan pakaiannya bagi menutup seluruh tubuhnya (semasa mereka keluar), cara yang demikian lebih sesuai untuk mereka dikenal (sebagai perempuan baik-baik) maka dengan itu mereka tidak diganggu.Dan (ingatlah) allah adalah maha pengampun lagi maha mengasihani.

ASAS AURAT
Islam telah menggariskan batasan aurat pada lelaki dan wanita.Aurat asas pada lelaki adalah menutup antara pusat dan lutut. Manakala aurat wanita pula adalah menutup seluruh badan kecuali muka dan tapak tangan.

Aurat lelaki pada bila-bila masa dan apabila bersama-sama sesiapa pun adalah sama iaitu antara pusat dan lutut. Tetapi bagi wanita terdapat perbezaan dalam beberapa keadaan antaranya :

1. Aurat Ketika Sembahyang
Aurat wanita ketika sembahyang adalah menutup seluruh badan kecuali muka dan tapak tangan.

2. Aurat Ketika Sendirian
Aurat wanita ketika mereka bersendirian adalah bahagian anggota pusat dan lutut. Ini bererti bahagian tubuh yang tidak boleh dilihat antara pusat dan lutut.

3. Aurat Ketika Bersama Mahram
Pada asasnya aurat seseorang wanita dengan mahramnya adalah antara pusat dan lutut. Walau pun begitu wanita dituntut agar menutup mana-mana bahagian tubuh badan yang boleh menaikkan syahwat lelaki walaupun mahram sendiri.

Perkara ini dilakukan bagi menjaga adab dan tatsusila wanita terutana dalam menjaga kehormatan agar perkara-perkara sumbang yang tidak diingini tidak akan berlaku.

Oleh itu, pakaian yang labuh dan menutup tubuh badan dapat menutup syahwat lelaki. Pakaian yang digalakkan walaupun semasa bersama mahram adalah pakaian yang lengkap dan labuh.

Syarak telah menggariskan golongan yang dianggap sebagai mahram kepada seseorang wanita iaitu :

1.Suami

2.Ayah,termasuk datuk belah ibu dan bapa

3.Ayah mertua

4.Anak-anak lelaki termasuk cucu sama ada dari anak lelaki atau perempuan

5. Anak-anak suami
Dalam perkara ini islam mengharuskan isteri bergaul dengan anak suami kerana wanita tersebut telah dianggap dan berperanan sebagai ibu kepada anak-anak suaminya.

6. Saudara lelaki kandung atau seibu atau sebapa

7. Anak saudara lelaki kerana mereka ini tidak boleh dinikahi selama-lamanya

8. Anak saudara dari saudara perempuan

9. Sesama wanita sama ada kaitan keturunan atau seagama

10. Hamba sahaya

11. Pelayan yang tidak ada nafsu syahwat

12. Anak-anak kecil yang belum mempunyai syahwat terhadap wanita. Walau pun begitu, bagi kanak-kanak yang telah mempunyai syahwat tetapi belum baligh, wanita dilarang menampakkan aurat terhadap mereka.

Al-quran dengan jelas menerangkan perkara ini dalam surah An-Nur ayat 31 yang bermaksud :

" Dan katakanlah kepada perempuan-perempuan yang beriman supaya menyekat pandangan mereka (daripada memandang yang haram), dan memelihara kehormatan mereka, dan janganlah mereka memperlihatkan perhiasan tubuh mereka kecuali yang zahir daripadanya, dan hendaklah mereka menutup belahan leher bajunya dengan tudung kepala mereka, dan janganlah mereka memperlihatkan perhiasan tubuh mereka melainkan kepada suami mereka, atau bapa mereka, atau bapa mertua mereka, atau anak-anak mereka, atau anak-anak tiri mereka, atau saudara-saudara mereka, atau anak bagi saudara-saudara mereka yang perempuan, atau perempuan-perempuan islam, atau hamba-hamba mereka, atau orang gaji dari orang-orang lelaki yang telah tua dan tidak berkeinginan kepada perempuan, atau kanak-kanak yang belum mengerti lagi tentang aurat perempuan, dan janganlah mereka menghentakkan kaki untuk diketahui orang akan apa yang tersembunyi dari perhiasan mereka, dan bertaubatlah kamu sekalian kepada allah, wahai orang-orang yang beriman, supaya kamu berjaya".

Imam Syafie berpendapat perhiasan yang dimaksudkan dalam ayat diatas terbahagi kepada dua makna iaitu:

1. Perhiasan yang bersifat semulajadi seperti muka,pipi,mulut,mata,bibir,hidung,kaki,betis,peha dan lain-lain anggota.

2. Perhiasan seperti pakaian,alat-alat solek,cincin,rantai leher, gelang kaki dan sebagainya.
Oleh itu, umat islam digalakkan mengawal diri agar tidak melanggar batasan-batasan yang telah digariskan oleh islam terutamanya dalam soal perhiasan dan berpakaian.

4.Aurat Ketika Di Hadapan Lelaki Bukan Mahram
Kewajipan menutup aurat dihadapan lelaki bukan mahram adalah amat penting dan perlu dilaksanakan oleh setiap wanita, bagi mengelak berlaku perkara yang tidak diingini seperti rogol dan sebagainya.

Perkara ini terjadi disebabkan memuncaknya nafsu para lelaki akibat dari penglihatan terhadap wanita yang memakai pakaian yang tidak senonoh dan mendedahkan sebahagian tubuh badan mereka.

Wanita yang bersuami pula, dengan terlaksanakan kewajipan ini, akan dapat membantu suami, yang mana dosa seorang isteri yang membuka aurat akan ditanggung oleh suami.

Oleh itu, wanita-wanita perlulah memahami batas-batas aurat ketika berhadapan dengan orang-orang yang tertentu dalam keadaan yang berbeza-beza.

5. Aurat Ketika Di Hadapan Wanita Kafir
Aurat wanita apabila berhadapan atau bergaul dengan wanita bukan islam adalah tutup keseluruhan tubuh badan kecuali muka dan tapak tangan.

Rasulullah s.a.w bersabda dalam sebuah hadis yang bermaksud : Abdullah bin Abbas ada menyatakan, Rasulullah s.a.w pernah bersabda yang maksudnya : " Tidak halal kaum wanita islam itu dilihat oleh kaum Yahudi dan Nasrani".

6. Aurat Ketika Bersama Suami
Apabila seorang isteri bersama-sama dengan suaminya di tempat yang terlindung dari pandangan orang lain, maka islam telah memberi kelonggaran dengan tiada membataskan aurat pada suaminya.

Ini bererti suami dan isteri tiada sebarang batasan aurat terhadap mereka berdua. Isteri boleh mendedahkan seluruh anggota badannya bila berhadapan dengan suaminya.

Mu'awiyah bin Haidah mengatakan : "Aku pernah bertanya : Ya rasulullah , bagaimanakah aurat kami, apakah boleh dilihat oleh orang lain?". Baginda menjawab :"Jagalah auratmu kecuali terhadap isterimu atau hamba abdi milikmu". Aku bertanya lagi :" Ya rasulullah , bagaimanakah kalau ramai orang mandi bercampur-baur di satu tempat? " Baginda menjawab : "Berusahalah seboleh mungkin agar engkau tidak melihat auratmu". Aku masih bertanya lagi: " Ya rasulullah, bagaimanakah kalau orang mandi sendirian?" Baginda menjawab : " Seharuslah ia lebih malu kepada allah daripada malu kepada orang lain". (Hadis Riwayat Imam Ahmad dan Abu Daud)

PAKAIAN DALAM ISLAM
Dalam membicarakan soal pakaian wanita, islam tidak menetapkan pakaian tertentu tetapi wanita islam perlu mengikuti garis panduan syarak seperti berikut:

i. Pakaian itu hendaklah menutup aurat

ii. Pakaian itu hendaklah longgar, tidak sempit atau ketat hingga menampakkan susuk tubuh badan.

Usamah bin Zaid pernah menceritakan bahawa rasulullah s.a.w telah menerima hadiah sejenis kain Qibtiah yang kurang tebal daripada seorang yang bernama Dahiyah Al-Albi dan rasulullah s.a.w pula menghadiahkan kain tersebut kepada beliau (Usamah bin Zaid) , untuk dibuat pakaian tetapi Usamah memberikan kepada isterinya.

Suatu hari rasulullah s.a.w bertanyakan Usamah : "Kenapa engkau tidak memakai kain Qibtiah itu?" Usamah menjawab :" Saya telah berikan kepada isteri saya". Lalu rasulullah s.a.w bersabda kepada Usamah :" Suruhlah isterimu mengalaskan kain tersebut dengan kain yang lain di bawahnya, kerana aku bimbang jika kain Qibtiah itu tidak digalas, maka akan kelihatanlah besar kecil tulang-tulang badan isterimu (bentuk tubuh badan isterimu)".

iii. Pakaian itu diperbuat daripada kain yang agak tebal, tidak nipis atau jarang yang boleh menampakkan bayangan tubuh badan.

Selain daripada itu, pakaian wanita hendaklah dibuat dari kain yang tidak terlalu licin dan lembut hingga melekat di tubuh dan membayangkan kulit pemakainya. Pakaian yang dibuat daripada kain-kain tersebut boleh mempamerkan rupa bentuk anggota badan wanita yang boleh mengghairahkan lelaki yang memandangnya.

iv. Pakaian itu tidak berbentuk hiasan yang boleh menarik perhatian orang melihatnya.

v. Pakaian itu tidak menyerupai pakaian lelaki.
Abu Hurairah r.a telah meriwayatkan bahawa rasulullah s.a.w bersabda maksudnya: "Sesiapa jua wanita yang memakai minyak wangi kemudian melintasi khalayak ramai dengan tujuan dihidu bau yang dipakainya, maka dia dikira berzina".

vii. Pakaian itu tidak menyerupai pakaian orang-orang kafir atau musyrik.

Dengan memakai pakaian yang menutup aurat, seseorang wanita telah menunjukkan harga diri sebenar seorang wanita dan sekaligus menghindari perbuatan tidak senonoh di kalangan para lelaki terhadap wanita.

Wanita yang menutup aurat dan berpegang teguh dengan ajaran islam akan mendapat keredhaan allah s.w.t dan lelaki akan memandang mereka dengan pebuh rasa hormat dan memberi penghormatan yang tinggi bersesuaian dengan sifat mereka yang pemalu dan bersopan santun.

KESIMPULAN
Di antara tujuan berpakaian itu, ialah untuk menutupi atau melindungi bahagian-bahagian yang tertentu. Jika mereka memilih pakaian yang semakin nipis atau jarang hingga boleh dikesan atau dilihat auratnya, maka ini bererti pakaian yang dipakainya sudah tidak berfungsi lagi. Justeru itu, tutuplah aurat dan berpakaianlah mengikut akhlak yang dianjurkan oleh islam.

Bahagian Pengurusan Dakwah,Jabatan Agama Islam Selangor.



Perisai Diri

1. Secara umum, jagalah ketaatan dan jauhi kemaksiatan.


 
2. Peliharalah sholat fardhu dan juga sholat-sholat nafilah, khususnya sholat rawatib, qiyamul lail (minimal witir) dan sholat dhuha.

 
3. Perbanyaklah membaca Al-Qur'an setiap hari, khususnya pada malam hari, dan lebih afdhal jika disertai dengan membaca terjemah tafsirnya untuk tadabbur.

 
4. Persempitlah jalan syaithan dalam diri dengan banyak berpuasa, minimal tiga hari setiap bulan.

 
5. Basahi lidah dan bibir dengan banyak berdzikir, baik dzikir secara khusus pada kesempatan-kesempatan tertentu maupun dzikir secara umum seperti bertasbih, bertahmid, bertakbir, bertahlil, bershalawat, dan lain-lain.

 
6. Jagalah wirid dzikir pagi dan petang dengan Al-Ma'tsurat atau lainnya yang bersumber dari Al-Qur'an dan As-Sunnah.

 
7. Bekali diri dengan ilmu yang shahih berdasarkan Al-Qur'an dan As-Sunnah sesuai manhaj as-salaf ash-shalih, dengan banyak membaca, konsultasi, mengikuti kajian-kajian Islam secara manhaji, dan lain-lain; khususnya dalam tema-tema aqidah, tazkiyatunnafs, tafsir Al-Qur'an, dan Al-Hadits.

 
8. Jauhilah kebiasaan melamun dan mengkhayal, serta hindarkan pikiran dari hal-hal yang membebani sampai membuat gelisah, sedih, takut, tertekan, marah, putus asa, dan lain-lain.

 
9. Pertahankan diri selalu berada di tengah lingkar pertemanan dan kebersamaan islami yang istiqamah.

 
10. Sering-seringlah bermuhasabah diri diikuti taubat dan istighfar.

 
11. Usahakan selalu dalam keadaan suci (berwudhu).

 
12. Tidurlah secara islami (sesuai Sunnah), dengan cara :
  • a.Niat (tidur dengan sengaja).
  • b.Berwudhu.
  • c.Membersihkan dan merapikan tempat tidur.
  • d.Membaca tasbih 33 kali, tahmid 33 kali dan takbir 34 kali.
  • e.Membaca Ayat Kursi dan dua ayat terakhir Surat Al-Baqarah.
  • f.Mendekatkan kedua telapak tangan ke mulut, meniup, dan membaca surat-surat: Al-Ikhlash, Al-Falaq, dan An-Naas, lalu mengusapkan pada anggota badan semerata mungkin. Dan ini dilakukan tiga kali.
  • g.Membaca doa tidur.
  • h.Tidur dengan cara berbaring miring ke kanan.
  • i.Jika bermimpi buruk hendaklah :
1) Meludah kecil ke sebelah kiri 3 kali.
2) Berta'awwudz.
3) Mengubah posisi tidur.
4) Tidak menceritakannya.
5) Lebih baik jika bangun, berwudhu, lalu sholat.

 

 

 

7 Perkara yang wajib kita tinggalkan

7 Perkara yang wajib kita tinggalkan :-

1. Tinggalkan pandangan liar akan dapat tekun dan khusyuk.

2. Tinggalkan bercakap banyak akan dapat hikmah dan bijaksana.

3. Tinggalkan makan banyak akan dapat sihat dan rajin beribadah.

4. Tinggalkan melihat aib orang akan dapat melihat aib diri.

5. Tinggalkan memikirkan zat Allah akan lepas dari keraguan dan munafik.

6. Tinggalkan banyak tidur akan terlepas dari papa.

7. Tinggalkan makan haram akan hidup hati dan kabul doa.

8. Tinggalkan makan syubahat akan jernih hati dan kuat agama.

9. Tinggalkan maksiat akan dapat terang hati dan manis ibadah.

10. Tinggalkan cinta dunia akan dapat mencintai Allah.

11. Tinggalkan riak, ujub dan takabur akan terlepas dari syirik halus dan diterima ibadah.

12. Tinggalkan da’wi akan dapat tawadduk. (da’wi iaitu mengaku diri kita terbaik).





Doa Untuk Mudah Bangun Malam


Caranya ialah :
Baca surah al-Qadr (Innaa anzalnaa hufii lailatul qadr…). Baca surah ini hingga habis. Dan pada ayat yang terakhir, diulang sebanyak 7 kali. Semasa ulang baca ayat terakhir tu, kena niat dalam hati, pukul berapa anda nak bangun.



Cara Tasbih Guna Jari